Prinsip Human Relations: Kunci Efektivitas Komunikasi di Tempat Kerja

Prinsip-Prinsip Human Relations

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup tanpa berinteraksi dengan orang lain. Prinsip-prinsip dasar Human Relations membantu kita memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau keterampilan, tetapi juga oleh kemampuan menjalin hubungan yang sehat, jujur, dan saling menghargai.

Selanjutnya dalam menjalin hubungan dengan manusia, ada beberapa prinsip-prinsip yang harus dipegang untuk mengembangkan human relations yang lebih baik. Prinsip-prinsip ini dikemukakan oleh Keith Davis (1957: 28-29). Ada delapan prinsip dalam mengembangkan human relations yang lebih baik. Prinsip-prinsip tersebut terdiri atas: 

1. Kepentingan Individu (Importance of Individual)

Prinsip ini menjelaskan bahwa kepentingan individu harus diperhatikan pada setiap pegawai dan mengenali perasaannya masing-masing. Selain itu memastikan perlakuan masing-masing orang sebagai individu, pegawai, pekerja dan sebagainya juga penting dilakukan agar semangat kerja dapat meningkat dan kinerja juga dapat memuaskan.

2. Saling Menerima (Mutual Acceptance)

Prinsip ini menjelaskan bahwa pegawai, serikat pekerja dan manajemen atau atasan perlu adanya sikap saling menerima sebagai individu dan kelompok serta kebutuhan untuk saling menghormati fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Memahami antara pimpinan dan bawahan juga diperlukan dalam melakukan berbagai tugas yang diberikan.

3. Kepentingan Bersama (Common Interest)

Prinsip ini menjelaskan bahwa pegawai, serikat pekerja dan manajemen saling terikat satu sama lain dari kepentingan bersama. Adanya keterikatan ini untuk terciptanya tujuan organisasi yang dilakukan secara bersama melalui kerja sama seluruh komponen organisasi.

4. Keterbukaan Komunikasi (Open Communication)

Prinsip ini menjelaskan bahwa berbagi gagasan, informasi dan perasaan dengan seluruh komponen organisasi sangat penting sebagai jalan menuju pemahaman dan keputusan yang lebih baik.

5. Partisipasi Pegawai (Employee Participations

Prinsip ini menjelaskan bahwa hasil yang lebih baik dapat terjadi melalui adanya keseimbangan dalam melihat sudut pandang orang-orang di semua tingkatan di organisasi. Lalu adanya sikap saling berbagi serta pemecahan masalah dari orang-orang yang terpengaruh. Partisipasi pegawai juga dilakukan dengan melibatkan partisipan dalam menyampaikan pendapat, ide, maupun saran bagi semua komponen dalam organisasi.

6. Identitas Lokal (Local Identity)

Prinsip ini menjelaskan bahwa individu dapat menerima kesempatan terbesar untuk pengakuan, kebanggaan dan kepuasan kerja melalui identifikasi dengan unit kerja lokalnya.

7.  Keputusan Lokal (Local Decisions

Prinsip ini menjelaskan bahwa orang-orang yang paling dekat dengan masalah yang memengaruhi diri mereka sendiri dapat mengembangkan solusi yang paling memuaskan jika diberi wewenang untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jadi, jika ada masalah yang terjadi pada diri mereka, ketika diberikan wewenang untuk menyelesaikannya, maka mereka sebenarnya dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan solusi-solusi yang juga dapat memuaskan.

8. Standar Moral yang Tinggi (High Moral Standard

Prinsip ini menjelaskan bahwa dasar yang paling tepat untuk menilai “kebenaran” sebuah tindakan yang melibatkan orang-orang adalah ujian moralitas dan itu berpengaruh pada hak asasi manusia. Standar moral yang tinggi juga harus diperhatikan pada setiap tindakan, sikap ataupun perilaku sebagai profesional, pimpinan dan pekerja. Para profesional, pimpinan dan pekerja dengan moral tinggi menyukai pekerjaan dan organisasi mereka dan berkeinginan untuk bekerja sama dengan pegawai lain untuk pencapaian tujuan bersama. Moral yang tinggi juga merupakan ciri khas human relations yang baik dalam organisasi

Dengan memahami dan menerapkan delapan prinsip Human Relations menurut Keith Davis, organisasi dapat membangun hubungan kerja yang harmonis, meningkatkan motivasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan saling menghargai. Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan individu maupun organisasi di era modern.

Refrensi : Purnomo, A. (2020). Prinsip-prinsip Human Relations dalam Pelaksanaan Komunikasi Organisasi di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Garuda – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Diakses dari http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1411521&val=17656



1.   

Comments

  1. Terima kasih atas artikel yang sangat bagus ini. Sangat membantu saya untuk memahami topik yang sedang saya pelajari.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kelas Pertama Human Relation & Trainership: Perjalanan Dimulai dari Pengenalan Diri bersama Serepina Tiur Maida, S.sos., M.Pd., M.I.Kom.

Memahami Human Relation dan Manfaatnya dalam Kehidupan

Peran Seorang Trainer di Industri Food and Beverage (F&B)